    | Champus | Aug 1, '07 1:33 AM for everyone |
 Beton Bertulang
Mendesain bangunan tidak terlepas dari penggunaan beton sebagai salah satu bahan bangunan. pada umumnya beton dipilih, karena pengerjaan yang relatif mudah, kuat terhadap pembebanan atau gaya pada struktur. beton sendiri terdiri atas campuran semen, agregat kasar, agregat halus dan air. komposisinya diatur sedemikian dengan menggunakan perbandingan tertentu untuk membuat mutu beton yang diinginkan. penggunaan tulangan baja dengan beton menciptakan suatu kombinasi struktur yang kuat, dimana beton menahan gaya tekan dan tulangan menahan gaya tarik.Untuk merencanakan suatu konstruksi beton bertulang secara sederhana. awalnya kita menentukan ukuran yang didesain. kemudian menggunakan faktor pembe banan yang sering kita kenal. 1. beban hidup + beban mati = 1.2 pd + 1.6pl 2.beban hidup + beban mati + beban angin= 1.2 pd + 1.6pl + 1.4pa 3.beban hidup + beban mati + beban angin + beban gempa
Setelah itu, momen yang bekerja pada struktur tersebut dianalisa dengan menggunakan momen berfaktor. setelah nilai momen keluar.
penggunaan rumus : mu/bd2 untuk mencari nilai rasio tulangan yang diperlukan untuk mendesain tulangan beton bertulang. setelah itu faktor syarat batas harus dipenuhi dimana pmin < p < pmaks apabila nilai p tak memenuhi maka tinjauan terhadap dimensi beton harus dilihat kembali. dengan cara merubah ukuran dari dimensi beton tersebut. setelah dipenuhi, tinjauan terhadap tulangan yang dibutuhkan dicari dengan rumus : As = pbd
luas tulangan di dapat dari rumus tadi . kemudian pilihlah tulangan dengan ukurannya atau luasannya sesuai dengan yang didapat diatas.
untuk suatu struktur yang lebih lengkap penggunaan metode tersebut sangatlah kurang. dimana tinjauan terhadap terhadap kolom, balok, pelat lebih rumit.
By'xz" and Hendi http://zhac21.multiply.com http://hendihidayat.blogspot.com/ 
| |
|